Salam Sejati....
Setelah menulis artikel yang berjudul Mengenali Diri, saya ingin bertanya, sudakah Anda membacanya? Kalau belum silahkan dibaca terlebih dahulu, tapi kalau sudah jangan lupa berkomentar,insya Allah saya akan menjawab sesuai kemampuan saya... karena blog ini di publikasikan sebagai wadah atau sarana untuk membantu memecahkan persoalan atau permasalahan yang sering terjadi di dalam kehidupan kita sehari-hari. Maka dari itu saya harapkan kepada pembaca sekalian untuk menyampaikan atau mengeluarkan uneg-uneg kalian sehingga nantinya semua persoalan dapat terpecahkan...
Oh ya... kembali ke topik kita, sebelum melangkah lebih jauh, saya ingin mengajukan pertanyaan, Tahukah Anda apa bedanya Pemenang Sejati dengan Pecundang Sejati???
Sering di antara kita merasa minder atau mengeluh.... wah... Bagaimana saya bisa menjadi orang kaya, karena saya terlahir dari orang tua yang miskin?Bagaimana saya jadi orang yang pintar orang bapak-ibu saya tidak pernah sekolah? Bagaimana saya bisa membuka usaha, modal saja tidak punya? Selain itu seringkali kita mengenak-enakkan orang lain misalnya, oh iya ,,, enak orang itu, diakan bisa kaya karna bapaknya konglomerat.... Dia sih enak semua kebutuhannya bisa terpenuhi karena orang tuanya kaya raya... sedangkan saya apa? dan lain sebagainya dan banyak lagi keluhan-keluhan yang sering terdengar ditelinga kita yang membuat diri kita menjadi Pecundang Sejati.
Tahukah kalian bahwa sebenarnya kita sebagai manusia itu dilahirkan sebagai Pemenang Sejati. kok gitu? iya... coba kalian baca lagi tu buku biologi.... bahwa sebelum kita dilahirkan ke dunia, kita telah mengalami proses yang sangat panjang sekali.... dimana terjadi pertarungan berjuta-juta sel sperma yang masuk kedalam rahaim untuk bertemu sel telur, maka dari perjalan tersebut hanya ada satu yang berhasil membuahi sel telur tersebut, ya hanya ada 1, s-a-t-u sel sperma yang hidup untuk mebuahi sel telur tersebut sehingga terjadi lah zigot atau cabang bayi di dalam lahir, mulai dari terbentuknya segumpal darah, kemudian segumpal tulang, kemudian segumpal daging dan dalam waktu kurang lebih waktu 40 hari baru ditiupkan Ruh dari Sang Ilahi kemudian di dalam ruangan yang gelap dan sempit (baca:rahim) berproses selama 9 bulan 10 hari dengan proses yang panjang dan lelah kemudian baru lahirlah kita ke dunia.
Sekarang tanyakan pada diri kita masing-masing.... kita dilahirkan ke dunia ini sebagai Pemenang Sejati atau Pencundang Sejat????
Wasalam
Tidak ada komentar:
Posting Komentar